Omsetgo.com - Ketika teknologi semakin canggih, cara orang dalam berbisnis pun semakin canggih. Munculnya tren e-commerce dikalangan masyarakat, mempermudah semua orang berbisnis dan membeli yang mereka mau. Namun, ternyata bukan hanya tren jual beli saja yang berkembang, akan tetapi model dalam berbisnis pun ikut berkembang. Beberapa dari kita tentu tahu tentang model bisnis B2C (Bussines to Consumer) yang sekarang ini sedang berjalan, ternyata di prediksi akan tergeser dengan model bisnis terbaru yaitu C2B atau Consumer to Business.

Apa itu Business to Consumer?

Business to Consumer atau biasa dikenal dengan nama B2C merupakan suatu model bisnis di e-commerce yang menjual produk maupun jasa secara langsung kepada konsumen maupun pelanggan secara pribadi.

Model bisnis B2C ini biasanya melakukan transaksi melalui internet dengan menggunakan portal jual beli dan juga sosial media. Contohnya seperti yang kita kenal sekarang, orang-orang banyak menjual dengan menggunakan media instagram untuk berjualan, ada juga yang menggunakan marketplace.

Fokus dari B2C ini sendiri adalah menjual secara langsung dengan konsumen melalui situs atau portal jualan online.

Apa itu Consumer to Business?

Model bisnis ini berbanding terbalik dengan B2C dimana penjual langsung berinteraksi dengan pembeli. Sedangkan untuk Consumer to Business merupakan suatu model bisnis, dimana konsumennya bertindak sebagai penjual dan begitu juga sebaliknya perusahaan pun bertindak sebagai pembeli. Transaksi yang dilakukan adalah melalui jaringan internet.

Model bisnis ini membuat konsumen berhak ‘mengatur’ suatu bisnis yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Perusahaan memberi kesempatan kepada konsumen untuk costum produk yang sesuai dengan seleranya. Contoh perusahaan yang menggunakan model ini adalah perusahaan platform foto yang menyediakan berbagai macam foto dari konsumen, yang nantinya bisa digunakan juga oleh orang lain yang tertarik dengan suatu foto tersebut.

Naluri Jack MA

 Image Source: Bloomberg

Image Source: Bloomberg

Jack Ma, Founder dari Alibaba adalah orang yang memiliki naluri terhadap model bisnis ini. Hal ini ia sampaikan pada acara Soft Bank tahun 2014 lalu. Pada awalnya model bisnis Alibaba adalah B2B (Business to Business) dan B2C (Business to Consumer), namun ia berkata dimasa depan akan beralih menjadi C2B, dimana masyarakat atau pelanggan nantinya akan mendikte bisnis untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Jack MA mengatakan bahwa ia akan membuat Alibaba menjadi perusahaan yang bisa bertahan setidaknya hingga 102 tahun. Dan, model bisnis yang akan dilakukan dimasa depan adalah Consumer to Business. Bagi dia tujuan sebuah perusahaan pertama adalah konsumen, kedua karyawan dan ketiga baru pemilik saham.Jadi, tidak heran bila ia sering tidak mendengarkan kata investor, yang ia lakukan hanyalah mengamati apa yang diinginkan pelanggannya. Tujuan dari Alibaba saat ini adalah hanya untuk memuaskan kebutuhan individu dengan kekuatan logistik dan tidak ada rencana pemasaran lainnya.

Gaya C2B ini seperti jika Anda mengirim ada sebanyak 100 kemeja yang sama dan akan memiliki nilai berbeda jika Anda mengirim 100 kemeja yang berbeda dan telah dipilih sendiri oleh pelanggan.

Jika sekarang Consumer to Business masih menjadi hal yang baru bagi publik, siapa sangka ternyata model bisnis terbaru muncul lagi. Dan, Jack Ma memiliki naluri bahwa model bisnis C2B ini akan berjalan di masa depan.

Jika Anda tertarik untuk lebih mengetahui tentang digital marketing, Omsetgo Digital Marketing Consultant siap membantu Anda untuk melakukan training di perusahaan Anda. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi kami  via WhatsApp 087808786899 atau email ke omsetgo@gmail.com. Kami tunggu kabar baiknya :)